#BincangKeluarga: Romantis itu Apa Sih?

Romantis itu... yang suka bikinin puisi atau tulisan-tulisan romantis, nyanyiin lagu-lagu romantis sambil main gitar atau piano buat pasangannya, suka ngasih kejutan. Iya, saya suka semua itu. Tapi sayangnya suami jarang banget nulis buat saya haha. Apalagi nyanyi plus main alat musik juga nggak bisa hihi. Ngasih kejutan yaa adalah ya beberapa kali :D

Baca punya Mbak Rosa:

Tapi dibalik itu, dia punya sisi romantis yang lain. Dan inilah yang lebih saya syukuri ketimbang perbuatan-perbuatan di awal tadi yang biasanya nggak bertahan lama. Buat saya suami jadi romantis itu kalau...

Dekat dengan anak

Aaih wanita mana sih yang nggak terpesona kalau lihat laki-laki dekat dengan anak kecil. Sejak single saya suka banget laki-laki tipe ini. Di mata saya cool aja gitu kelihatannya. Entah memang dia seorang ayah atau laki-laki single, tapi kalau bisa dekat dengan anak kecil kayaknya punya nilai ketampanan yang bertambah 100%. Dan Alhamdulillahnya, suami saya sekarang seperti itu hehe Saya bersyukur banget justru Emir memang lebih dekat sama ayahnya. Kalau sudah kena tangan ayahnya sudah deh manjanya keluar. Kalau ditinggal sering juga nangis. Bersyukurnya karena dekat dengan ayahnya ini, saya jadi gampang kalau mau ngapa-ngapain. Dan setiap kali suami lagi main atau dekat sama anak buat saya kelihatan dia sosok suami yang lebih romantis. 

Bantu pekerjaan rumah tangga

Sejak awal nikah suami tahu saya nggak bisa masak. Makanya pas pertama kali masak, tanpa saya minta dia mau bantuin saya. Sampai sekarang pun seperti itu. Urusan cuci mencuci ikan atau udang ya dia yang melakukan. Kalau saya kelewat repot, dia selalu mau bantu saya. Setiap saya masak atau melakukan pekerjaan lain, dialah yang jaga Emir. Bantu membantu ini buat saya nggak sepele. Karena nggak kebayang rasanya kalau saya benar-benar kerepotan sendirian melakukan segala urusan rumah tangga sendirian. Belum ditambah ngurus anak juga kan :))

Baca: Semua Urusan Domestik Rumah Tangga Urusan Istri. Oh ya?

Mendukung passion/memberikan me time

Suami tahu banget passion saya nulis bahkan dari sebelum nikah. Makanya dia suka baca blog saya hehe. Setelah menikah saya nggak mau passion menulis saya jadi hilang. Alhamdulillahnya suami selalu menyediakan me time buat saya untuk menulis atau melakukan hobi saya yang lain. Buat saya ini berharga banget. Jangan sampai deh karena menikah, seorang perempuan harus terkungkung dan hanya terpaku pada urusan rumah tangga saja. Setiap suami, tetap harus mendukung bakat istrinya supaya istri tetap berdaya *lahkokjadiceramah*.

Hal-hal di atas mungkin kelihatan sederhana, tapi kalau sudah menikah percayalah itulah titik romantis terbesar pasangan. Setidaknya itu bagi saya pribadi hehe. Suami mau dekat dengan anak dan anak bisa dekat dengan ayahnya, mau membantu urusan rumah tangga plus selalu memberikan istrinya me time untuk melakukan hobinya.

Well, ya ternyata romantis itu nggak perlu muluk-muluk memberi kejutan menginap di hotel mewah atau membukakan pintu untuk masuk. Tapi justru hal-hal kecillah yang bisa memberikan nilai plus pasangan di mata kita. Dan itulah yang disebut romantis :) Setuju kan? :D

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, and Bookish.
Live in Surabaya.
For question, please email:
adedelinap@gmail.com
Keep smile, keep spirit, positive thinking ^_^

8 komentar:

  1. Wah bunda betul sekali. Romantis nggak harus slalu dengan kata2 tapi yang terpenting romantis itu harus lewat perbuatan 😃

    BalasHapus
  2. benar ya mbak, tp aku juga bukan tipe riamntis tp aku suka sekali bikin puisi buat suami dan anak2, gak tahu kenapa suka saja, walau tanggapan suami dana nak2 sih cuek saja tpa ku selalu bikin pas aad peristiwa penting bagi mereka

    BalasHapus
  3. Setujuuu bangettt deh sama tiga point di atas... Alhamdulillah suamiku juga melakukan tiga2nya :)

    BalasHapus
  4. Suamiku romantis karena dia memberikanku waktu sebulan sekali buat ke skincare wkwkwkwkwk.... Selebihnya kalo romantis gombal-gambil aku malah geli liatnya 😂

    BalasHapus

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.