Sebelum ke Dokter, Obati Bayi Kita dengan Cara Alami Ini Yuk!

Kalau sakit, saya jarang banget ke dokter. Selama masih bisa dibawa istirahat dan diobati dengan cara alami, ya lebih baik dilakukan dulu. Kecuali kalau sudah benar-benar sakit, barulah hehe. Ini juga yang sekarang keluarga saya lakukan pun dengan anak. Dari sejak Emir lahir, terhitung baru dua kali dia ke dokter. Pertama karena demam yang naik turun, kedua karena batuk yang nggak kunjung sembuh. Ya semoga saja sekarang dan seterusnya dia sehat terus :)

Sebenarnya memang tersedia opsi sebelum ke dokter. Yaitu opsi mengobati dengan cara alami tadi. Apalagi untuk bayi banyak tanaman yang berguna untuk mengobati beberapa penyakit pada bayi. Apa saja itu? 


Bunga Telang

http://flonimal-nesia.blogspot.co.id/2015/06/bunga-telang-sebagai-pewarna-biru-alami.html
Waktu baru lahir selama beberapa hari mata Emir belekan terus. Saya sempet panik. Untungnya pas ibu datang saya langsung disaranin supaya nyari bunga telang untuk mengobati mata Emir. Dan ternyata memang benar, bunga telang bisa bermanfaat untuk membersihkan kotoran di mata bayi.
Cara: cukup sediakan air hangat di mangkuk/gelas, lalu celupkan bunga telang dan tunggu sampai airnya berubah menjadi biru keunguan. Setelah itu tinggal diteteskan ke mata bayi. Kalau dilakukan rutin, insya Allah kotorannya hilang, mata bayi pun jadi bersih.

Daun jarak

credit: http://www.khasiat.co.id/daun/daun-jarak.html
Daun jarak ini sudah terkenal untuk mengatasi kembung pada bayi. Biasanya bayi kembung itu terjadi pada bayi di bawah tiga tahun. Tapi kembung ini juga tidak bisa dianggap remeh. Karena bisa menyebabkan bayi rewel bahkan muntah karena perutnya tidak enak.
Cara
  • Pilih daun jarak dengan permukaan daun yang lebar. 
  • Celupkan ke dalam air hangat dan keringkan dengan cara diangin-angin. 
  • Oleskan dengan minyak kelapa atau minyak telon bayi.
  • Bisa juga dengan cara dibakar diatas api kecil (sebelumnya dioleskan minyak kelapa terlebih dahulu).
  • Setelah agak lembab, tempelkan daun jarak di sekeliling perut bayi lalu pakaikan baju seperti biasa dan bedong dengan kain. Tujuannya supaya daun tetap dalam posisinya. 
  • Setelah sekitar 30 menit, sudah bisa dilepas. Biasanya daun akan ditemukan dalam kondisi kering.


Kencur

credit: http://kencur.org/
Paling kasihan kalau bayi lagi batuk. Begitu pun waktu Emir batuk rasanya nggak tega lihatnya hiks. Akhirnya saya dikasih tahu sama ibu dan teman kalau kencur bisa mengobati batuk.
Cara
  • Ambil kencur secukupnya. 
  • Lalu parut dan peras kencur sampai keluar air. 
  • Campurkan air hasil perasan tadi dengan madu untuk meminimalisir rasa pahit kencurnya. 
  • Lalu minumkan pada bayi dua kali sehari dengan takaran satu sendok makan. 
  • Lakukan ini sampai batuknya sembuh. 
  • FYI, ini untuk bayi di atas 6 bulan alias sudah masuk masa MPASI ya. Di bawah itu belum boleh dan cukup digempur dengan ASI atau susu formula saja. 

Bawang merah

credit: http://info-menarik.net/manfaat-bawang-merah-untuk-kesehatan/
Bumbu yang ada di dapur ini, bukan hanya sedap untuk campuran masakan. Tapi juga bisa mengobati pilek atau flu pada bayi. Siapa pun bila pernapasannya terganggu, pasti rasanya tidak enak. Sebelum pilek bayi semakin parah, kita bisa memanfaatkan bawang merah untuk melegakan pernapasan bayi.
Cara: 
  • Kupas 1 sampai 2 siung bawang merah dan cuci. 
  • Iris tipis bawang merah, atau bisa juga ditumbuk kasar (tidak sampai lembut)
  • Tuang setengah sendok makan minyak telon
  • Lalu balurkan pada dada dan punggung anak
  • Oleskan juga pada telapak kaki. 
  • Lakukan saat bayi kita sedang tidur supaya tidak terganggu dengan bau yang menyengat ramuan tersebut.
  • Ramuan ini juga bisa menyembuhkan batuk, demam, dan perut kembung atau diare.

Kunyit

credit: http://familinia.com/manfaat-kunyit/
Selain kencur, kunyit juga bisa bermanfaat untuk bayi. Salah duanya untuk membuat kulit bayi menjadi kuning langsat atau mengobati pilek, diare, masalah pencernaan, dan gatal-gatal.
Cara:
  • Ambil kunyit secukupnya, haluskan.
  • Lalu oleskan pada kulit bayi agar kulit bayi menjadi lebih rata dan kuning langsat. Ini juga bisa untuk mengobati gatal-gatal.
  • Untuk mengobati pilek, diare, masalah pencernaan, cukup parut kunyit secukupnya, ambil sarinya, dan minumkan pada bayi satu sendok makan. Bisa juga dicampur madu.
Naah, ternyata banyak bahan alami di sekitar kita yang bisa kita manfaatkan untuk bayi bahkan bisa mengobati penyakitnya. Yang terpenting saat bayi sakit, kita tidak boleh panik. Beri pelukan dan gempur dengan ASI. Kalau sakit bayi berlanjut setelah mencoba cara-cara alami di atas, berarti sudah saatnya kita pergi ke dokter :)

Selain bahan-bahan di atas, apakah Bunda ada yang mau menambahkan? :D

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, and Bookish.
Live in Surabaya.
For question, please email:
adedelinap@gmail.com
Keep smile, keep spirit, positive thinking ^_^

2 komentar:

  1. emang lbih bagus kita kasi obat alami seperti ini, kalau ke dokter pun obatnya itu2 aja

    BalasHapus

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.