7 Keluhan yang Wajar Dialami Oleh Bayi Baru Lahir

Anak yang baru lahir biasanya ada saja keluhannya. Dan ini jadi kekhawatiran para orang tua. Apalagi orang tua baru. Saat Emir baru lahir pun saya demikian. Panik kalau ada masalah apa-apa. Mulai dari kulitnya merah-merah, gumoh, nafas grok-grok, dan lain-lainnya. Padahal ternyata semua itu hal yang wajar, karena bayi baru lahir ketahanan dan kekebalan tubuhnya masih kurang maksimal.

Berdasarkan pengalaman ini dan pengalaman curhatan ibu-ibu lain, mungkin 7 keluhan ini yang biasanya ditemukan pada bayi. Dan jika menemukan masalah ini, sebaiknya Bunda dan Ayah tidak perlu khawatir. Karena 7 keluhan yang wajar dialami oleh bayi yang baru lahir :)
1. Gumoh
Gumoh ini memang mirip muntah. Mungkin kita panik melihat bayi muntah. Tapi ternyata hal ini wajar terjadi pada setiap bayi yang diberi ASI maupun susu formula. Bedanya, gumoh hanya keluar sedikit sekitar 10 ml, sedangkan muntah akan mengeluarkan lebih banyak susu. 
Untuk mencegah bayi gumoh: Susui bayi sebelum lapar, supaya tidak terlalu banyak udara yang menekan di dalam perut. Susui bayi sedikit demi sedikit. Bila menggunakan dot, gunakan dot dengan lubang yang pas agar bayi tidak tersedak. Jangan memakai diapers terlalu ketat dan menekan perut bayi. Setelah menyusu, gendong bayi dengan posisi berdiri dan tepuk-tepuk punggungnya supaya bayi bersendawa.

Karena kekebalan bayi masih kurang, maka penyesuaian dengan lingkungan pun belum sesempurna orang dewasa. Maka wajar kalau bayi lebih cepat kedinginan atau mudah berkeringat. Karena keringat tidak segera mengering dan terkumpul pada kulitnya, maka jadilah menyebabkan biang keringat.
Untuk mencegah biang keringat pada bayi: jaga kulit bayi agar tetap kering. Kenakan pakaian bayi dari bahan yang menyerap keringat dan segera ganti baju bayi yang basah karena keringat dengan baju yang kering. Segera lap keringatnya dengan kain lembut dan keringkan dengan handuk. Kalau dilakukan dengan rutin, hal-hal tersebut bisa membantu mencegah masalah biang keringat pada bayi.

3. Nafas bunyi 
Mungkin kita menyangka bayi pilek kalau nafasnya bunyi grok-grok. Padahal ini normal karena sewaktu masih di dalam kandungan ibu, paru-paru bayi terisi dengan cairan ketuban. Saat ibu akan melahirkan dan mengalami kontraksi kemudian bayi melewati jalan lahir, ada penekanan pada paru-parunya dan ini akan membuat cairan ketuban ini tertekan keluar. Selanjutnya, mekanisme tubuh bayi akan membersihkan cairan ketuban agar keluar dari paru-paru dan membuat jalan pernapasan menjadi lancar. pada proses ini yang membuat nafas bayi menjadi sedikit berbunyi grok-grok.
Untuk mencegah nafas bunyi pada bayi: cukup jemur bayi pagi hari dari jam 6 sampai jam 8 pagi.

4. Kuning
Beberapa bayi baru lahir kulit dan bagian matanya ada yang berwarna kuning. Mungkin orang tua khawatir. Tapi kondisi ini akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan minggu. Meskipun memang, ada kondisi kuning yang berbahaya yakni karena bayi memiliki kadar sel darah yang tinggi sehingga memicu produksi bilirubin. Bilirubin sendiri terbentuk ketika sel-sel darah merah yang tua dihancurkan.
Untuk mencegah bayi kuning: susui bayi/beri ASI sebanyak 8 hingga 12 kali tiap 24 jam. Atau jika bayi diberikan susu formula, pastikan memberikannya sesuai waktu yang ditentukan. Biasanya susu formula diberikan sekitar 6 hingga 10 botol tiap 24 jam.

5. Putih di lidah atau bibir
Tidak selamanya putih di lidah atau bibir itu sariawan lho. Tapi pada bayi baru lahir biasanya itu hanya bekas sisa ASI/susu.
Untuk mencegah putih di lidah atau bibir bayi: Bersihkan setiap kali bayi selesai menyusu. Jika sudh muncul putih di lidah atau bibir, bersihkan dengan kain kasa yang sudah dicelupkan dengan air hangat dan gosokkan secara perlahan-lahan ke lidah atau bibir bayi.

6. Belekan
Beberapa hari Emir lahir, hampir setiap hari matanya selalu belekan. Ternyata kondisi ini normal dialami beberapa bayi yang baru lahir. Sebab perkembangan dan pembukaan saluran air mata bayi masih lambat. Dengan kata lain, saluran air mata bayi masih terbuka sepenuhnya.
Untuk mencegah belekan pada bayi: Pijat sudut mata bayi yang dekat dengan hidung. Gerakkan ke bawah tiga kali sehari. Bila terjadi belekan, bersihkan tangan Bunda, lalu bersihkan mata bayi dengan cutton bud yang sudah dicelupkan ke air hangat.

7. Cegukan
Tidak hanya terjadi pada orang dewasa, bayi pun bisa mengalami cegukan. Dan cegukan ini pun bisa hilang dengan sendirinya.
Cegukan sebenarnya adalah reaksi diafragma yaitu  otot yang memisahkan rongga dada dan perut, tepatnya di bawah tulang rusuk yang berguna untuk membantu mengendalikan pernapasan. Reaksi tersebut menyebabkan diafragma mengencang secara tiba-tiba dan tanpa disadari, menutup pita suara di kerongkongan, sehingga menghasilkan bunyi khas cegukan di bagian atas tenggorokan. - Alodokter
Untuk mencegah bayi cegukan: Sendawakan bayi setiap kali selesai menyusu dengan cara digendong dan ditepuk pelan punggungnya. Beri jeda dalam menyusui.

Nah kira-kira itulah 7 keluhan yang wajar dialami oleh bayi baru lahir. Jika Bunda menemukan 7 keluhan di atas, sebaiknya tidak perlu panik ya. Karena seiring usia bayi bertambah, 7 keluhan tersebut akan hilang dengan sendirinya. Tapi bila ditemukan keluhan berlebihan atau sampai usia 1 tahun tidak jua hilang, Bunda bisa menonsultasikannya langsung ke dokter :)

Apakah Bunda ada yang mau menambahkan, keluhan yang biasanya terjadi pada bayi baru lahir?

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, and Bookish.
Live in Surabaya.
For question, please email:
adedelinap@gmail.com
Keep smile, keep spirit, positive thinking ^_^

1 komentar:

  1. ruam popok mbak.

    pernah juga anak sulung saya tau-tau ada benjolan di kepalanya. dokternya juga ga tau itu apa. alhamdulillaah kempes sendiri.

    BalasHapus

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.