Persiapan Pasca Pernikahan

Seperti janji saya minggu lalu, Marriage Thursday kali ini akan membahas persiapan yang dilakukan pasca pernikahan.

Baca: Persiapan Menjelang Pernikahan
https://pixabay.com/id/bunga-pernikahan-menikah-1193840/
Siapa bilang setelah menikah kita tinggal enak-enakkan? Iya sih karena sudah halal *eh. Tapi sayangnya bukan sekedar itu. Menikah bisa membawa masalah baru jika tidak dipersiapkan dengan baik. Yap, langsung saja. Memangnya apa sih yang harus disiapkan setelah menikah?

Visi

Satu visi untuk menikah sudah terlaksana, maka selanjutnya adalah menetapkan visi setelah pernikahan bersama pasangan. Diskusikan akan seperti apa dalam membangun keluarga. Apakah istri mau langsung hamil atau tidak. Apakah istri atau suami yang mengatur keuangan. Bagaimana cara mendidik anak nanti juga tidak ada salahnya didiskusikan di awal. Intinya samakan visi atau tujuan dengan suami. Karena kita terus akan hidup bersamanya dalam jangka waktu yang lama. Syukur-syukur jika visi ini sudah dipersiapkan sebelum menikah. 

Tempat tinggal

Mau tinggal dimana setelah menikah. Biasanya kan setelah acara pernikahan, masih campur dengan orang tua istri atau suami ya, nah saatnya memikirkan tempat tinggal untuk selanjutnya. Tidak mungkin kan mau campur terus dengan orang tua. Sebisa mungkin, setelah menikah harus mandiri dan tidak merepotkan orang tua. Tapi ini kembali lagi sih pada pilihan masing-masing. Ada yang memang ingin menjaga orang tuanya, atau orang tua tidak menginginkan pisah dengan anaknya. Intinya disesuaikan saja dengan kebutuhan :)


Persiapan punya anak

Ini juga pilihan ya. Terserah mau langsung atau tidak untuk punya momongan. Kalau memang mau langsung, persiapkan sejak awal. Seperti mendiskusikan masalah hubungan intim. Jangan salah, ini juga perlu lho :) Sudah suami istri tidak perlu malu untuk membicarakan hal ini. Lalu berusaha dengan makan-makanan yang mengandung tingkat kesuburan. Sampai tes kesuburan jika memang diperlukan. Soal materi juga tidak boleh dilupakan. Tentu saja untuk biaya pemeriksaan kehamilan, biaya melahirkan, dan segala pernak-pernik bayi kita nanti.

Mengasah Ilmu

Siapa bilang mengasah ilmu hanya sebelum menikah? Tidak. Setelah menikah pun kita masih harus meng-upgrade diri dengan membaca buku atau sesekali mengikuti seminar pernikahan atau parenting misalnya. Seperti yang saya katakan di atas, menikah bisa membawa masalah baru jika tidak dipersiapkan dengan baik. Hidup satu rumah dengan orang yang sebelumnya asing bagi kita, akan tidak mudah menyatukan keduanya. Butuh kebijaksanaan menghadapinya. Salah satu caranya adalah tetap mengasah diri dengan menuntut ilmu. Apalagi jika kita ingin punya anak. Barangkali wajib hukumnya untuk belajar menjadi orang tua. Setidaknya kita akan memiliki gambaran bagaimana saat anak lahir nanti.

Perbanyak ibadah bersama

Kita semua menginginkan pernikahan yang langgeng hingga jannah-Nya. Satu-satunya yang bisa mengabulkan hanya Allah. Maka penting sejak awal untuk memilih pasangan yang paham agama. Apalagi bagi seorang laki-laki yang menjadi imam :) Sesekali melaksanakan ibadah bersama pasangan penting juga. Untuk mendekatkan dan menghangatkan hubungan :)

Sementara yang saya tahu 5 itu saja. Jika ada yang mau menambahkan, monggo :)

Well, pernikahan adalah perjalanan panjang seumur hidup. Kita akan menghabiskan sisa hidup bersama seseorang yang telah menjadi pasangan kita. Maka persiapan seyogyanya dilakukan. Agar sakinah, mawaddah dan rahmahNya tercapai :)

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, and Bookish.
Live in Surabaya.
For question, please email:
adedelinap@gmail.com
Keep smile, keep spirit, positive thinking ^_^

4 komentar:

  1. poin no. 3 bener banget karena harus dibicarakan bersama jangan sampai entar istri ingin punya 2 anak suami ingin punya banyak anak...

    Regards
    Budy | Travelling Addict
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
  2. Jadi pengen nikah lagi #ehh hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Udah nikah Mbak? Kalo udah nikah mah cukup sekali aja :D

      Hapus

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.