SMSbunda, Satu Langkah untuk Keselamatan Ibu dan Bayi

"Kenapa ya Kak, ibu-ibu hamil sekarang harus USG? Ibu-ibu zaman dulu kayaknya bisa aja tuh nggak pakai USG"

"Ya untuk menekan angka kematian ibu dan anak. Soalnya dulu angka kematian ibu dan anak kan tinggi."

Itu adalah percakapan saya dengan suami beberapa waktu yang lalu. Kalau dipikir-pikir, benar juga ya. Sebab bukan sekali dua kali saya mendengar orang tua-orang tua zaman dulu yang anaknya meninggal saat baru dilahirkan. Barangkali itu disebabkan karena sang ibu tidak mengonsultasikan kandungannya, sehingga tidak tahu hal-hal apa saja yang bisa membahayakan. Parahnya, ketidaktahuan ini bahkan bisa mengancam nyawa ibu itu sendiri. 

Tapi pada kenyataannya, sampai saat ini Indonesia masih termasuk negara dengan tingkat kematian ibu tertingggi di Asia Tenggara. Begitu juga dengan tingkat kematian bayi baru lahir (berusia 0-28 hari) tergolong tinggi. Jumlah kematian bayi memiliki persentase 60% dari keseluruhan kematian bayi di bawah usia satu tahun dengan tingkat ketahanan hidup bayi baru lahir yang tidak mengalami perbaikan sejak 2002. 

Hmm, jumlah yang sangat mencengangkan. Akibat kurangnya pengetahuan, ibu dan bayi tidak bisa diselamatkan :( Padahal kematian ini sebenarnya dapat di cegah dengan penanganan yang cepat dan tepat selama kehamilan, persalinan dan pasca melahirkan. 


Tentang SMSbunda

Atas latar belakang itu pula, salah satu program bernama SMSbunda hadir dalam upaya menekan angka kematian ibu dan bayi baru lahir. SMSbunda sendiri merupakan program yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan dengan tujuan untuk menurunkan hingga 25% angka kematian ibu melahirkan dan bayi baru lahir.
https://www.instagram.com/smsbunda/

Dengan pelayanan berbasis SMS yang didukung GE Foundation, SMSbunda akan menjangkau para ibu hamil dan yang baru melahirkan dengan informasi perawatan antenatal, kelahiran dan pasca kelahiran, Jhpiego. 

Mekanismenya, SMSbunda mengirimkan informasi kepada ibu langsung ke telepon genggamnya. Baik ibu yang tengah hamil, baru saja melahirkan, maupun mereka yang jarang bersentuhan langsung dengan sistem kesehatan. SMSbunda akan menyediakan informasi yang dapat dipercaya, tentang kehamilan, masa nifas, dan mendorong mereka untuk terhubung dengan sistem kesehatan. Dengan begitu, jika ibu dan keluarganya memiliki pengetahuan tentang praktek perawatan kesehatan, tanda pada ibu dan bayi baru lahir, juga perawatan dasar bayi baru lahir, diharapkan mereka akan lebih mampu merawat dirinya dan bayinya, serta paham cara mencari penanganan di saat komplikasi terjadi.


Lantas bagaimana cara kerja SMSbunda?

Melalui kampanye massal, SMSbunda dipromosikan di wilayah yang menjadi target program. Untuk mendukung hal tersebut, bidan dibekali pengetahuan tentang layanan ini dan mendorong pasien untuk mendaftar selama kunjungan rutin perawatan antenatal.

SMSbunda merupakan layanan GRATIS! Siapa saja bisa mendapatkan informasi kesehatan ibu dan bayi dengan cara mendaftarkan nomor ponselnya ( Hp ) dan mencantumkan tanggal perkiraan lahir ke nomor 0811 8469 468. Formatnya: Ketik SMSbunda, lalu nanti akan dibalas untuk format selanjutnya. Yakni Masukkan tanggal perkiraan lahir/Tanggal bersalin bayi Atau Anak Bunda? Contoh (Tgl/Bln/Thn): 02/08/2016.

Pendaftaran ini bisa dilakukan kapan saja selama masa kehamilan. Dan selama kehamilan itu, SMSbunda akan mengirimkan informasi secara teratur seputar perawatan antenatal. Di bulan terakhir kehamilan, pesan berisi informasi hari-hari pertama sesudah melahirkan (untuk ibu dan bayi). Di bulan pertama kelahiran, SMSbunda akan mengirimkan informasi tentang kesehatan ibu dan bayi baru lahir.

Salah beberapa kegiatan SMSBunda

peluncuran SMSbunda
salah satu pengguna SMSbunda
salah satu bentuk SMS dari SMSbunda
Menurut saya program SMSbunda ini sangat bagus. SMSbunda mampu memberikan pengetahuan secara cuma-cuma untuk mengurangi angka kematian ibu dan bayi yang tentu saja berdampak besar bagi keselamatan ibu dan bayi juga kemakmuran negara. Bahkan saya sendiri sudah mendaftarnya. Pun bagi ibu yang belum atau tidak sempat mengonsultasikan kandungannya ke dokter, tentu saja keberadaan SMSbunda menjadi sangat bermanfaat. 

Kehadiran anak memang menjadi suatu kebahagiaan. Ia adalah amanah besar yang tidak setiap orang diberikannya. Maka dari itu, mengurangi angka kematian ibu dan bayi adalah suatu keniscayaan. Dan SMSbunda telah selangkah lebih maju untuk upaya ini. Kita yang tinggal menikmati, hanya tinggal memanfaatkannya saja :)


Referensi bacaan dan gambar: http://smsbunda.or.id/

Ade Delina Putri

Blogger, Stay at Home Mom, and Bookish.
Live in Surabaya.
For question, please email:
adedelinap@gmail.com
Keep smile, keep spirit, positive thinking ^_^

2 komentar:

  1. Waah baru tau ada sms Bunda ini. DAftar juga ah. Kebetulan baru hamil. MAkasih infonya Mbak..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Silakan Mbak. Sama-sama, semoga bermanfaat ^^

      Hapus

Komentar yang hanya berbunyi "artikelnya bagus", "artikelnya keren", dan sejenisnya, akan saya anggap spam. Dan mohon untuk tidak meninggalkan link hidup.
Setiap spam akan dihapus.
So, Thank you for not comment out of topic.